Mahfud Ikhwan

Kambing dan Hujan

Baca
Miftahul Abrar tumbuh dalam tradisi Islam modern. Latar belakang itu tidak membuatnya ragu mencintai Nurul Fauzia yang merupakan anak seorang tokoh Islam tradisional. Namun, seagama tidak membuat hubungan mereka baik-baik saja. Perbedaan cara beribadah dan waktu hari raya serupa jembatas putus yang memisahkan keduanya, termasuk rencana pernikahan mereka.
Hubungan Mif dan Fauzia menjelma tegangan antara hasrat dan norma agama. Ketika cinta harus diperjuangkan melintasi jarak kultural yang rasanya hampir mustahil mereka lalui, Mif dan Fauzia justru menemukan sekelumit rahasia yang selama ini dikubur oleh ribuan prasangka. Rahasia itu akhirnya membawa mereka pada dua pilihan: percaya akan kekuatan cinta atau menyerah pada perbedaan yang memisahkan mereka.
[Mizan, Bentang Pustaka, Cinta, Budaya, Beda, Indonesia]
362 halaman cetak

Kesan

leli
lelimembagikan kesan8 bulan yang lalu

Gilasii dari lama pengen baca novel ini, dan begitu kesampean baca, ceritanya benar benar sesuai ekspektasi. Konflik horisontal yang dihadirkan begitu renyah dan gaya penceritaan yang sangat menghibur, membuat apa yang harusnya terkesan berat tetap dapat diterima dengan mudah. Suka banget.

Bentang Pustaka
Bentang Pustakamembagikan kesan5 tahun yang lalu
🚀Sangat menarik

Novel yang indah, renyah, dan berisi.

Noval Ridwan
Noval Ridwanmembagikan kesan4 bulan yang lalu
👍Layak dibaca

👍🏽

Kutipan

Isnaini Widya Yanti
Isnaini Widya Yantimembuat kutipan3 hari yang lalu
Karena mengaji di masjid yang berbeda, sekolah di tempat yang berbeda, diajari hafalan dan bacaan shalat yang sedikit berbeda [yang satu ‘ushalli’, satunya lagi pakai ‘allahumma bait’; satunya pakai ‘syayyidina’ saat tasyahud, satunya tidak], diajari renik-renik rukun dan syarat puasa yang mungkin juga tak sama, sangat mungkin keduanya akan jadi orang-orang dewasa yang berbeda. Dan, apa salahnya berbeda? Tuhan menciptakan makhluk juga berbeda-beda. Manusia juga berbeda-beda; beda rupa, suku, golongan, bahasa. Jadi, tidak ada yang salah menjadi berbeda.
Candra Galih Wijaya
Candra Galih Wijayamembuat kutipan2 bulan yang lalu
“Tapi, bukankah tidak sembarang orang diberi kesempatan dan kehormatan untuk memperjuangkan cinta yang dicita-citakannya?”
kalista vidyadhara
kalista vidyadharamembuat kutipan3 bulan yang lalu
Hanya sepelemparan batu

Di rak buku

Buku gratis, Nissa
Nissa
Buku gratis
  • 45
  • 836
Rak Novel, opanmustafa
opanmustafa
Rak Novel
  • 10
  • 307
Musim Hujan, Maudi Utami
Maudi Utami
Musim Hujan
  • 25
  • 216
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 229
  • 24
a Place in this World, thebookishome
thebookishome
a Place in this World
  • 98
  • 9
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)