Buku
Rizki Febari

Politik Pemberantasan Korupsi

Institusi badan anti-korupsi semenjak akhir abad ke-20 cenderung menjadi populer di berbagai negara sebagai strategi utama dalam pemberantasan korupsi, tetapi kemampuan institusi ini masih penuh teka-teki. Ada hal yang paradoks dalam menggunakan institusi jenis ini sebagai strategi utama pemberantasan korupsi, karena kecenderungan negara-negara yang membentuk institusi ini adalah negara-negara yang baru mengalami transisi menuju demokrasi. Namun, negara yang sukses dan menjadi role models di mana badan anti-korupsi bisa efektif menerapkan strateginya, yakni negara Hong Kong, justru dengan rezim politik yang tingkat demokrasinya berbeda dengan kebanyakan negara yang mengimplementasikan strategi ini. Terlebih lagi, badan anti-korupsi di negara tersebut juga dibentuk pada masa pemerintahan kolonial Inggris.
Bisakah kesuksesan institusi badan anti-korupsi di Hong Kong yang bernama Independent Commission Against Corruption (ICAC) diterapkan oleh Indonesia melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)? Buku ini akan menjawab rasa ingin tahu pembaca dengan menjelaskan bagaimana perjalanan badan anti-korupsi di kedua negara tersebut.
352 halaman cetak
Sudahkah Anda membacanya? Bagaimanakah menurut Anda?
👍👎

Kesan

    randibayu94membagikan kesan2 tahun yang lalu

    Sangatlah penting

Di rak buku

    Rawan Ballaga
    RAWAN BALLAGA
    • 115
    • 5
    maria lanny
    Indonesian books
    • 44
    • 4
    Nasrullah Adi S
    Puisi
    • 12
    • 2
    Fachry Ansyah
    Knowledge
    • 12
    • 1
    Muhammad Chaerull
    Baca Bukuku
    • 4
    • 1
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)