Habis Galau Terbitlah Move On, J.Sumardianta
Buku
J.Sumardianta

Habis Galau Terbitlah Move On

Baca
281 halaman cetak
Inilah pemandangan umum pada zaman gadget: orang-orang mengirim dan menerima surel sembari mengetik BBM dan WhatsApps, update status di Twitter, Facebook, dan Path, dan secara simultan mengecek perkembangan dunia di situs berita online. Bisa dibilang, manusia zaman digital lebih sengsara bila fakir sinyal ketimbang fakir miskin. Mereka berpacu dengan kecepatan dan kadang terpeleset oleh ketepatan.

Gadget memaksa orang berpikir dan bertindak paralel. Orang-orang yang tak siap akan hanyut ke dalam kedangkalan, serbapraktis, dan serbamanja. Kena galau setitik rusak move on sebelanga.

Melalui buku ini, Pak Guru Gokil, sang pendidik di era digital tak lagi menjadikan ruang kelas sebagai laboratorium eksperimen pendidikannya. Ia mengepakkan sayap ke berbagai penjuru dunia, menjahit kisah-kisah heroik manusia yang gigih berusaha melawan kerasnya dunia. Tahap demi tahap tanpa mengagungkan keinstanan layaknya kebiasaaan masyarakat digital. Dan inilah hakikat pendidikan yang sesungguhnya, ketika manusia mampu menerima dan menghadapi situasi terpelik yang mengikis semangatnya.
Kesan
Tambahkan ke rak
Baca
204Pembaca15Rak buku
0Kesan
20Kutipan

Satu harga. Bertumpuk-tumpuk buku

Jangan cuma membeli satu buku, beli perpustakaan beserta isinya… dengan harga yang sama.

Selalu ada yang dibaca, setiap saat

Teman, editor, dan pakar dapat membantu Anda menemukan buku baru dan menarik.

Baca kapan saja, di mana saja

Ponsel selalu ada bersama Anda, begitu juga buku Anda – meskipun Anda sedang offline.

Bookmate – aplikasi yang membuat Anda ingin membaca

Kesan

👍
👎
💧
🐼
💤
💩
💀
🙈
🔮
💡
🎯
💞
🌴
🚀
😄

Bagaimana pendapat Anda tentang buku ini?

Masuk atau Daftar
Zaadit Taqwa
Zaadit Taqwamembuat kutipantahun lalu
Internet mengikis kemampuan berkonsentrasi dan merenung.
Oki
Okimembuat kutipanbulan lalu
Kini manusia digiring menuju kedangkalan, serbapraktis, dan autistik. Pola pikir dan perilaku orang menjadi dangkal karena terlampau dimanjakan internet.
Fitrianiherlinadewi Fitrianiherlinadewi
Fitrianiherlinadewi Fitrianiherlinadewimembuat kutipan4 bulan yang lalu
“It is not how much we have, but how much we enjoy that makes happiness.”

—CHARLES SPRUGEON
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 229
  • 23
Akhir yang Dirayakan, Bookmate
Indonesian books, maria lanny
maria lanny
Indonesian books
  • 44
  • 3
RAWAN BALLAGA , Rawan Ballaga
Rawan Ballaga
RAWAN BALLAGA
  • 115
  • 1
Puisi, Nasrullah Adi S
Nasrullah Adi S
Puisi
  • 12
  • 1
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)