Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Tere Liye
Tere Liye

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

198 halaman cetak
  • 👍17
  • 💞15
  • 💧14
 Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.

Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.

Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua.

Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah… Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun… daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya
Untuk membaca buku ini unggah file EPUB atau FB2 ke Bookmate. Bagaimana cara mengunggah buku?
Cari di Google
Kesan
Tambahkan ke rak
  • 👍Layak dibaca17
  • 💞Romantis15
  • 💧Menyentuh14
Masuk atau Daftar
Rini Anisa NurFazrin
Rini Anisa NurFazrinmembagikan kesan3 tahun yang lalu
👍Layak dibaca
💡Banyak pelajaran
🎯Bermanfaat
💞Romantis
🚀Sangat menarik

Baguuuusss.. Tapi kenapa tanggung ceritanya! :(

yayan rosdiana
yayan rosdianamembagikan kesan3 tahun yang lalu
🎯Bermanfaat

Memotivasi,Pelajaran juga,jangan di pendam mengenai perasaan,lebih baik tau jawaban TIDAK dari pada mengetahui IYA setelah semuanya terlambat.

Zikul Anwar
Zikul Anwarmembagikan kesan3 tahun yang lalu
💞Romantis
💧Menyentuh

Memang benar, daun yang jatuh tak pernah sekalipun membenci angin, yg telah membuatnya terbang tak tentu arah, dan kemudian jatuh terluntai di atas tanah.

Nik safitri
Nik safitrimembuat kutipan3 tahun yang lalu
Ya Tuhan, semua takdir-Mu baik.... Semua kehendak-Mu adalah yang terbaik....
Galuh Ginanti
Galuh Ginantimembuat kutipan3 tahun yang lalu
Dia datang begitu saja. Menelusuk hatiku. Tumbuh pelan-pelan seperti kecambah disiram hujan. Aku sungguh tidak pernah menginginkan semua perasaan ini.
Arsy Amelia
Arsy Ameliamembuat kutipan3 tahun yang lalu
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin.... Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya
Life Lesson, tri oktariani putri
tri oktariani putri
Life Lesson
  • 7
  • 70
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 229
  • 23
Tere liye, Milka Ryspa
Milka Ryspa
Tere liye
  • 4
  • 5
LISA'S, angelinalplisa
angelinalplisa
LISA'S
  • 58
  • 4
Tere liye, Banyu Biru
Banyu Biru
Tere liye
  • 1
  • 4
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)