Semesta Sebelum Dunia, Fadh Djibran
Buku
Fadh Djibran

Semesta Sebelum Dunia

Baca
214 halaman cetak
  • 👍3
  • 💧2
  • 🎯1
Seluruh kisah dalam buku ini pada mulanya adalah rahasia. Namun, kini sudah tiba saatnya untuk membiarkan semuanya terbuka: sebab bukan hanya aku yang perlu tahu, kita semua perlu tahu. Setelah membaca buku ini, kamu akan tahu mengapa pada akhirnya aku memutuskan untuk menceritakannya pada sebanyak mungkin orang? termasuk kamu. Terus terang, aku tidak bisa merangkum alasan itu ke dalam satu atau dua kalimat agar kamu segera tahu. Kamu perlu membaca semuanya, pelan-pelan, agar kamu benar-benar ?meresapinya?. Bersiaplah untuk memasuki semesta sebelum kamu hidup di dunia.ÿ
ÿ?Novel ini, memberikan nuansa makna yang berbeda mengenai tempat sebuah kehidupan dimulai ? sarat akan makna kehidupan. Setiap individu diharapkan setelah membaca buku ini akan mensyukuri keberadaannya serta mensyukuri kehidupan yang dititipkan dalam wujud anak kepada mereka. Bacaan yang sangat cocok dibaca untuk para calon orangtua?.?? Truly Rudiono, Goodreads Indonesia
[Mizan, Nourabooks, Dunia, Sejarah, Indonesia, Islam]
Kesan
Tambahkan ke rak
Baca

Satu harga. Bertumpuk-tumpuk buku

Jangan cuma membeli satu buku, beli perpustakaan beserta isinya… dengan harga yang sama.

Selalu ada yang dibaca, setiap saat

Teman, editor, dan pakar dapat membantu Anda menemukan buku baru dan menarik.

Baca kapan saja, di mana saja

Ponsel selalu ada bersama Anda, begitu juga buku Anda – meskipun Anda sedang offline.

Bookmate – aplikasi yang membuat Anda ingin membaca
  • 👍Layak dibaca3
  • 💧Menyentuh2
  • 🎯Bermanfaat1
Masuk atau Daftar
💧Menyentuh

Amazing

👍Layak dibaca

Oke

💧Menyentuh

Mayan

“Jangan berfokus pada tempat kau berangkat, berfokuslah pada tempat yang akan kau tuju. Orang-orang selalu berpikir dari mana mereka berasal, tanpa pernah berpikir ke mana mereka akan pergi.”
Waktu kau baru berusia empat minggu dalam rahim ibumu, mungkin kau tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saat itu sebuah mekanisme pembentukan tubuh, baru saja dimulai. Mungkin kau masih berada di sebuah Stasiun Penantian, seperti seseorang yang menunggu kereta yang akan mengantarkanmu ke rumah. Ya, “rumah”, tempat “diri”-mu kelak bersemayam dan menjadi seseorang yang “hidup”.
Pertama-tama, dalam melakukan perjalanan, tentukan dulu ke mana arah tujuanmu. Lalu ketika kau mengambil langkah pertama, lakukan terus sampai langkahmu selesai tanpa menyerah
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 227
  • 20
Koleksi, Mohamad zainal fanani
Mohamad zainal fanani
Koleksi
  • 116
  • 10
Novel, b7229651882
b7229651882
Novel
  • 23
  • 10
Dilan, b1767243892
b1767243892
Dilan
  • 21
  • 10
SENGGAMA AREA, b0401937478
b0401937478
SENGGAMA AREA
  • 19
  • 5
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)