Ma Yan, Sanie B. Kuncoro
Buku
Sanie B. Kuncoro

Ma Yan

Baca
167 halaman cetak
  • 👍4
  • 💡3
  • 💧2
Namaku Ma Yan. Aku tinggal di Zhangjiashu, sebuah desa terpencil yang jaraknya ribuan kilometer dari Beijing. Walau berasal dari keluarga miskin, aku ingin tetap mengenyam pendidikan. Tak peduli walau setiap hari harus berjalan sejauh 20 kilometer ke sekolah di antara jurang, atau harus menahan lapar demi membeli sebuah pena. Bahkan, ketika itu berarti harus menentang kebiasaan karena hanya anak lelaki yang umumnya bisa bersekolah di sini. Anak perempuan dianggap lebih pantas bekerja daripada bersekolah. Adilkah itu?
Bagiku, sekolah adalah persemaian masa depan, peluang untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Berhenti bersekolah berarti kehilangan peluang untuk keluar dari penderitaan. Aku harus melakukan sesuatu untuk menghindar dari garis nasib itu. Apa saja, walau itu berarti Ibu harus mengosongkan mangkuk nasiku. Aku harus terus bersekolah!
[Mizan. Bentang Pustaka,  Ma Yan, Novel, Indonesia]
Kesan
Tambahkan ke rak
Baca

Satu harga. Bertumpuk-tumpuk buku

Jangan cuma membeli satu buku, beli perpustakaan beserta isinya… dengan harga yang sama.

Selalu ada yang dibaca, setiap saat

Teman, editor, dan pakar dapat membantu Anda menemukan buku baru dan menarik.

Baca kapan saja, di mana saja

Ponsel selalu ada bersama Anda, begitu juga buku Anda – meskipun Anda sedang offline.

Bookmate – aplikasi yang membuat Anda ingin membaca
  • 👍Layak dibaca4
  • 💡Banyak pelajaran3
  • 💧Menyentuh2
Masuk atau Daftar
👍Layak dibaca
🔮Kearifan Tersembunyi
💡Banyak pelajaran
🎯Bermanfaat
🌴Buku Bekal Liburan
🚀Sangat menarik

Novel tahun 2009 ini sepertinya tak akan lekang oleh waktu dan cocok untuk semua usia.. Menginspirasi

👍Layak dibaca
💞Romantis

luaaar biasa, nyentuh bangeet kisahnya perjuangan ibu yang tidak pernah berhenti siang malam selalu memeras tenaga dan darah. love u mom

Ma Yan akhirnya bagaimana? Sukses atau ???

Kecuali kepada diri sendiri, kita tidak bisa mengandalkan diri kepada siapa pun, sekalipun orang itu adalah kerabat dekat.
Namaku Bai Juhua. Usiaku sekarang 33 tahun. Aku berasal dari sebuah desa berjarak 35 km dari Zhangjiashu. Seperti perempuan desa pada umumnya, tidak kumiliki kesempatan untuk bersekolah. Aku tidak belajar membaca dan menulis, serta mempelajari banyak hal yang bernama pengetahuan. Tidak kuperoleh kesempatan itu. Yang aku ketahui hanyalah yang ada di sekitarku, yang berada pada jarak pandang dan pendengaran, serta lingkungan kegiatanku semata-mata. Begitu sederhana hidupku, atau kecil duniaku? Barangkali yang terakhir itu adalah ungkapan yang lebih tepat.
Kesan yang muncul dari keseluruhan rumah itu adalah semata-mata kesederhanaan, bahkan kemiskinan adalah ungkapan yang lebih tepat.
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 227
  • 20
Novel ringan STANDARD, fellarossy
Sang pemimpi, Muslim Ahmad Ahmad
Muslim Ahmad Ahmad
Sang pemimpi
  • 3
  • 2
VettyKurnely, VettyKurnely
VettyKurnely
VettyKurnely
  • 18
  • 2
Buku Cerita, b1508900553
b1508900553
Buku Cerita
  • 5
  • 2
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)