Handoko Hendroyono

Brand Gardener

Dunia komunikasi, advertising, dan marketing menemukan habitat lebih menantang. Habitat yang indah, penuh dengan dinamika yang tak terpikirkan sebelumnya. Kemungkinan-kemungkinan baru ini menyebabkan penghuninya harus belajar, bermetamorfosis, dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan.
Pendekatan mainstream dan pendekatan non-mainstream seperti bertumpukan karena memang ini adalah masa transisi model komunikasi, masa chaotic yang bisa jadi positif karena peluang-peluang baru bermunculan.
Brand Gardener adalah sebuah attitude.
Bahwa siapa pun kita, apakah CEO, ahli personal branding, aktivis sosial, Brand Gardener, seniman, wartawan, chef, atau siapa saja, idealnya menjadi seorang Brand Gardener, yang bertugas menyuburkan brand di lingkungannya. Begitu banyak cara, tahapan, dan juga channel komunikasi bisa dipilih secara taktis dan efektif, baik berbayar maupun gratis.
Storytelling, sentral dari eksistensi brand masa kini harus dikelola agar punya pesona. Dengan perubahan tanpa henti, attitude untuk terus belajar dan belajar menjadikan komunikasi sebuah proses yang seru sekaligus menyenangkan.
355 halaman cetak
Sudahkah Anda membacanya? Bagaimanakah menurut Anda?
👍👎

Kesan

    SONY SANJAYAmembagikan kesan5 tahun yang lalu
    👎Tidak Disarankan
    💩Omong kosong
    💀Mengerikan
    🙈Tidak Mengerti
    💤Bosaan!

    Jadi point nya apa ? Muter-muter tanpa tujuan sekedar cerita ? 😕

Di rak buku

    Inne Nathalia
    Digital Communication
    • 10
    • 49
    b5641456154
    communication
    • 107
    • 2
    athatotok
    Bisnis
    • 1
    • 1
    Andika Rianto
    Bisnis
    • 7
    seaweedcelebes
    History
    • 4
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)