Buku
Mohamad Sobary

Demokrasi Ala Tukang Copet

randibayu94membuat kutipantahun lalu
kata mahal buat tokoh LSM, dokter, para profesional, penyair, dan para tokoh penting di Republik ini?
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Tidak ada. ‘Tapi, peraturan pemerintah yang disusun karena pesanan tadi sudah ditandatangani presiden. Mau apa kita?’ Tidak ada masalah. Biar saja menjadi dokumen berdebu di perpustakaan. Kita tahu, sebenarnya orang asing itu bodoh sekali. Di negeri ini, peraturan tinggal peraturan. Mengapa dibayar mahal?

Orang asing? Menjajah lagi? Ini zaman perjuangan jilid dua. Berjuang, membela negara, itu jihad sejati. Maka, dengan semampunya, seadanya, seikhlasnya, kita bekerja.”

“Kalau kalah?”

“Tidak. Jihad itu satu-satunya permainan yang tak mengenal kalah. Jihad itu satu-satunya bisnis yang tak pernah rugi. Apalagi buat bela negara.”[]
randibayu94membuat kutipantahun lalu
bukan karena kita hebat, melainkan karena kita ini nekat
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Belanda terbirit-birit karena heran menghadapi bangsa nekat, yang menghadapi meriam, bedil, pistol, dan mitraliur hanya dengan bambu runcing, dan kita merdeka. Sekarang, demi kedaulatan negara, kita bisa lebih nekat. Kita lawan mereka dengan kalimat. Ini lebih nekat dibandingkan dengan bambu runcing. Kita lawan mereka dengan puisi, dengan novel, dengan tari-tari, dengan pidato, dengan partai politik, dengan rapat raksasa. Dulu, di negeri tiga gunung: Sumbing, Sindoro, Perahu, di Temanggung, terkenal laskar bambu runcingnya. Sekarang, mereka terkenal karena punya ‘Laskar Tembakau, Laskar Keretek’. Ini kenekatan terkalkulasi. Dan, ideologis sekali sifatnya
randibayu94membuat kutipantahun lalu
tembakau bisa dalam sedetik langsung
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Tapi kalau mereka, yang kapitalnya besar, dan kita sebut kapitalis itu ternyata sekaligus menampilkan sikap kolonialis, tunggu dulu. Saudara, ya saudara. Sahabat, ya sahabat. Katanya dalam bisnis, tak ada saudara? Katanya dalam politik, orang harus superwaspada, bahkan terhadap orangtua kita sendiri sekalipun?

Kalau mereka dagang, kita
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Tapi, kalau demokrasi hanya menjadi omongan “ngalor-ngidul” tanpa kejelasan, suatu tindakan boleh diambil tanpa konsultasi ke sana-kemari, jika sudah jelas, konsultasi hanya basabasi. Ini demokrasi yang tak ada hubungannya dengan rakyat
randibayu94membuat kutipantahun lalu
langsung menjadi ideologi dan sikap politik. Dalam perkara ini, kita tidak main-main
randibayu94membuat kutipantahun lalu
yang tak dimengerti oleh Katak itu sendiri mendorongnya keluar dari mulut si Ular, dengan loncatan panjang. Sambil
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Kanjeng. Di mana rasa belas kasihan dan perlindungan Kanjeng
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Dengan demokrasi, kita menyelamatkan rakyat. Dengan demokrasi, kita melindungi warga yang tertindas
randibayu94membuat kutipantahun lalu
sesuatu yang patut dicatat sebagai tanda kematangan kita berpolitik dan berkebudayaan
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Center, institute, dan biografi itu boleh saja dibuat karena ini zaman kebebasan. Tidak ada orang yang melarang. Tidak ada yang bakal memberedelnya.
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Ada dua pesan yang dipanggul biografi-biografi tersebut. Pertama, untuk mengingatkan publik bahwa dia sudah berbuat banyak bagi negeri kita. Bisa juga sekadar memamerkan dengan sikap naif bahwa apa yang dikerjakannya hampir tak relevan dengan jabatannya. Kedua, untuk “menjual” diri, menjadi “iklan”, agar namanya dikenang orang, sebagai modal untuk pencalonan apa saja yang layak diikuti pada masa depan
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Ketika pencalonan ini pencalonan
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Sesudah goro-goro reda, orang, para tokoh, para pemimpin, muncul satu per satu ke permukaan. Ada tokoh busuk dan politisi busuk. Ada tokoh bermasalah dan seharusnya sulit mendapatkan kembali trust di tengah publiknya sendiri, tapi mereka gigih untuk tampil kembali. Ada tokoh baik, dengan latar belakang baik, dan tidak memiliki watak serakah. Tidak ada tanda ambisius terhadap jabatan. Tidak ada tanda keserakahan terhadap kekayaan duniawi. Orang-orang dengan segenap masalah dan kegelapan hidupnya
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Selebihnya, kaum muda yang enggan berpikir, dan enggan mengembangkan ideologi alternatif, cukup asal pandai “menganga” lebar-lebar. Mereka siap menelan tanpa mengunyah apa yang dikatakan para penggede negara, yang hakikatnya membunuh kesadaran politik-ideologi kaum muda
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Banyak kaum muda yang mencoba bertahan pada pendirian dan sikap politiknya, dan melawan hegemoni negara itu dengan segenap idealismenya, tapi pelan-pelan, satu per satu mereka kemudian takluk
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Idealisme mereka mati muda. Sikap militan, yang memiliki ciri resistance terhadap hegemoni penguasa, untuk hidup secara otonom dan mandiri, tidak ada. Dalam iklim politik yang represif itu, militansi tidak tumbuh. Dan tak akan pernah tumbuh. Apalagi berkembang
randibayu94membuat kutipantahun lalu
Zaman Orde Baru dulu hidup dipenuhi oleh hegemoni negara terhadap masyarakat.
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)