Hermawan Aksan

Jaka Wulung 1 Pertarungan di Bukit Sagara

Jawa Dwipa dilanda kesuraman. Kerajaan saling berperang. Kejahatan dan ketidakadilan bertebaran di mana-mana. Ujung cambuk itu memelesat, nyaris menyambar ujung rambutnya. Bocah itu melompat berusaha menghentikan polah Cambuk Maut yang haus darah. Di tangannya, tergenggam kujang dengan kilau menyala-nyala. [Mizan, Bentang, Kerajaan, Kesatria, Indonesia] Semua mata terkesima. Kudi hyang! Itulah senjata pusaka legendaris yang hanya dimiliki tokoh-tokoh hebat masa lalu di tataran Sunda. Ketika ujung kudi hyang membentur logam baja di ujung cambuk dan memapas leher cambuk itu, seruan kaget terlontar serempak dari mulut para pendekar. Cambuk mahadahsyat itu patah begitu saja. Sungguh, kehebatan kudi hyang bukanlah bualan belaka. Siapa bocah itu? Dan, mengapa senjata itu ada di tangannya?Jawa Dwipa dilanda kesuraman. Kerajaan saling berperang. Kejahatan dan ketidakadilan bertebaran di mana-mana. Ujung cambuk itu memelesat, nyaris menyambar ujung rambutnya. Bocah itu melompat berusaha menghentikan polah Cambuk Maut yang haus darah. Di tangannya, tergenggam kujang dengan kilau menyala-nyala. Semua mata terkesima. Kudi hyang! Itulah senjata pusaka legendaris yang hanya dimiliki tokoh-tokoh hebat masa lalu di tataran Sunda. Ketika ujung kudi hyang membentur logam baja di ujung cambuk dan memapas leher cambuk itu, seruan kaget terlontar serempak dari mulut para pendekar. Cambuk mahadahsyat itu patah begitu saja. Sungguh, kehebatan kudi hyang bukanlah bualan belaka. Siapa bocah itu? Dan, mengapa senjata itu ada di tangannya?
158 halaman cetak

Kesan

Bagaimana pendapat Anda tentang buku ini?

Masuk atau Daftar
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)