Edensor, Andrea Hirata
Andrea Hirata

Edensor

193 halaman cetak
  • 👍4
  • 💡3
  • 💞2
Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin. Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan. Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup!
Untuk membaca buku ini unggah file EPUB atau FB2 ke Bookmate. Bagaimana cara mengunggah buku?
Cari di Google
Kesan
Tambahkan ke rak
  • 👍Layak dibaca4
  • 💡Banyak pelajaran3
  • 💞Romantis2
Masuk atau Daftar
💞Romantis

buku ini sangat bagus

👍Layak dibaca

Jadi pengen travelling ke eropa

💡Banyak pelajaran

Amazing book

"Lereng-lereng bukit yang tak teratur tampak seperti berjatuhan, puncaknya seakan berguling ditelan langit sebelah berai. Bentuknya laksana pita kuning dan merah tua. Pegunungan tinggi yang tak berbentuk itu lalu terurai menjadi bukit-bukittdjaudan lembah-lembah nan luas. Di dasar lembah sungai berliku-liku di antara pepohonan. Rumah.:ru.mah petani Edensor yang terbuat dan' batu-batu yang kukuh dan berwarna kelabu bak pulau di tengah ladang yang diusahakan. Ladang itu terbentang seperti tanjung yang hUau cerah di atas lereng bukit. Di pekamngan, taman bunga mawar dan asparaqus tumbuh menjadi pohon yang tinggi. Buah persik, buah pir, buah ceri, buah prem, bergelantungan di atas tembok selatan, berebut tempat dengan bunga-bunga mawar yang tumbuh liar
bahkan dengan perut gendutnya. Ia terampil bukan main. Bola itu tak pernah sekali pun jatuh. Kostumnya? Luar biasa! Ia berpakaian sepakbola meniru tim nasional Meksiko, semarak. Senyum berbunga-bunga dari wajahnya yang jenaka. Penampilannya semakin memukau karena setiap gerakannya diiringi tabuhan riang tabls dan goyang kepala MVRC Manooj.
MVRC Manooj sendiri tampil dengan busana
. Aku menarik kesimpulan, ternyata tabiat orang tak berhubungan dengan gelar yang disematkan kepadanya, bukan pula bagaimana ia menginginkan orang hormat kepadanya, tapi lebih pada berapa besar ia menaruh hormat kepada dirinya sendiri
Andrea Hirata, Izzuddin Ar Rifqiy
Izzuddin Ar Rifqiy
Andrea Hirata
  • 8
  • 574
Trinity's Favorite Books, Trinity
Novel indo, Michael Chen
Michael Chen
Novel indo
  • 18
  • 27
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 227
  • 20
Koleksi, Mohamad zainal fanani
Mohamad zainal fanani
Koleksi
  • 116
  • 10
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)