Aris Santoso dkk

Hoegeng

Kita sudah kehilangan harta dan segala-galanya, Geng. Yang tinggal hanya nama baik, itu saja yang perlu dipelihara? Pesan sang ayah terus melekat di benak Hoegeng. Ia sepenuhnya sadar bahwa integritasnya terhadap penegakan hukum telah menciptakan banyak musuh. Tapi apakah orang yang hidup lurus, mesti kurus di zaman ini? Ketika pertama kali ditugaskan sebagai Kepala Reskrim di Sumatera Utara, Hoegeng mengangkut keluar segala perabotan mewah yang disediakan cukong judi dan meletakkannya di pinggir jalan. Tak hanya itu, Ia bahkan berani berbenturan langsung dengan Robby Tjahyadi, pelaku kejahatan ekonomi yang kala itu termasuk orang yang paling berpengaruh. Tak heran jika Gus Dur pernah berkelakar, bahwa hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng. Ia adalah teladan terbaik bagi kita semua, yang ingin bersatu melawan ketidakadilan di Indonesia.
313 halaman cetak
Pemilik hak cipta
Mizan
Sudahkah Anda membacanya? Bagaimanakah menurut Anda?
👍👎

Kesan

    b3719851505membagikan kesan7 tahun yang lalu
    👍Layak dibaca

    Baguus

    Fakhrul Lancokmembagikan kesan6 tahun yang lalu
    👍Layak dibaca

    mantap

    b2538390100membagikan kesantahun lalu
    👎Tidak Disarankan
    🐼Gemas
    💧Menyentuh

    S15t26tw6

Kutipan

    Cevia Alyamembuat kutipan2 tahun yang lalu
    pendiriannya yang ditanamkan oleh ayahnya bahwa “yang penting dalam kehidupan manusia adalah kehormatan. Jangan merusak nama baik dengan perbuatan yang mencemarkan”.
    Maraden Simanjuntakmembuat kutipan6 tahun yang lalu
    ’s nice to be important, but it’s important to be nice.”
    Muhammad Irawanmembuat kutipan4 bulan yang lalu
    It’s nice to be important, but it’s important to be nice.”

Di rak buku

    Gema Pertiwi
    Kehidupan Hebat
    • 8
    • 870
    Susi Susiyanti
    Sejarah
    • 4
    • 17
    Mohamad zainal fanani
    Koleksi
    • 116
    • 14
    Pramaila Fajriani
    Novel a
    • 13
    • 6
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)