Revolusi di Mulai di Sini

Bookmate
Bookmate
6Buku

Satu harga. Bertumpuk-tumpuk buku

Jangan cuma membeli satu buku, beli perpustakaan beserta isinya… dengan harga yang sama.

Selalu ada yang dibaca, setiap saat

Teman, editor, dan pakar dapat membantu Anda menemukan buku baru dan menarik.

Baca kapan saja, di mana saja

Ponsel selalu ada bersama Anda, begitu juga buku Anda – meskipun Anda sedang offline.

Bookmate – aplikasi yang membuat Anda ingin membaca
Dari Perancis hingga Indonesia, baca tentang revolusi-revolusi yang mengubah dunia dalam buku-buku berikut ini.
Kematian Tan Malaka tidak mengakhiri gagasan radikalnya. Sampai akhir 1949 para pendukungnya terlibat dalam aksi-aksi gerilya melawan TNI, dan pemimpin Republik. Namun dukungan rakyat ternyata tidak memadai sehingga kekalahan tidak dapat dihindari. Buku ini secara mendetail menggambarkan hal ikhwal perlawanan radikalnya.
Dari Rusia hingga Kuba, Tahrir hingga Hong Kong, aksi-aksi revolusioner kerap hanya dipandang dari sisi politik. Dalam The Radicality of Love, filsuf asal Kroasia Srecko Horvat turut menimbang aspek "cinta" dalam sejarah politik dunia, dan bagaimana elemen tersebut berperan penting dalam mendorong gerakan dan perubahan radikal.
Cerita tentang tiga perempuan Tiongkok dari tiga generasi yang berbeda ini ditulis dengan detil dan kedekatan yang kerap ditemukan dalam genre memoir, dan dengan informasi sejarah dari sudut pandang masyarakat setempat. Jung Chang membawa pengalaman para anggota keluarganya ke halaman-halaman buku ini, dari neneknya yang menjadi selir seorang panglima perang, ibunya seorang komunis yang idealis, dan berbagai kesulitan yang mereka hadapi di masa Revolusi Kebudayaan di era kekuasaan Mao Zedong.
Musim dingin 1776, tentara Amerika mulai kewalahan dan siap menerima kekalahan, namun seorang Jendral terus membawa mereka maju menyberangi Sungai Delaware dan akhirnya memenangi dua pertempuran. Dalam buku ini, John Micklos Jr. menceritakan dua musim dingin yang sulit dan menegangkan namun menjadi titik penting dalam sejarah bersama George Washington, bapak pendiri Amerika Serikat.
Di tahun 1917, John Reed menemukan dirinya berada di tengah berlangsungnya Revolusi Rusia, dan dalam Ten Days that Shook The World, ia menuliskan apa yang ia secara pribadi saksikan. Semangat dan idealisme masyarakat setempat, orasi-orasi yang disampaikan para pemimpin, serta komentar-komentar langsung dari mereka yang juga turut menyaksikan perpindahan kekuasaan yang mengubah negara tersebut selamanya.
Ten Days That Shook the World, John Reed
Cerita tulisan Charles Dickens ini berlatar London dan Paris, terlebih di masa-masa menjelang Revolusi. Karya ini menggambarkan keadaan kondisi masyarakat pada masa sebelum Revolusi Perancis hingga kebrutalan yang berlangsung, bersamaan dengan kehidupan sosial di London di masa yang sama.
A Tale of Two Cities, Charles Dickens
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)