Buku
Teguh Iman Perdana

Screaming Free Parenting

    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    juga ingin mengajak Anda untuk bisa tersenyum manis kepada anak-anak kita secara konsisten
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    , jika kita ingin menjadi ayah yang asyik, yang melekat dalam ingatan anak sampai akhir hayat, lakukan hal ini: sesekali, kitalah yang melayani anak!
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    Jangankan diajari menghargai keberhasilan orang lain, diajari berempati untuk tidak melecehkan penderitaan orang lain pun, jarang!
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    Alih-alih dilatih dan dibiasakan untuk menghargai keberhasilan orang lain, jiwa-jiwa kita terlalu dengki untuk melihat keberhasilan orang lain. Tidak percaya?
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    yang dia adukan adalah hal-hal negatif atau tidak mengenakkan bagi dirinya, tataplah wajahnya, tunjukkan wajah simpati, belai kepalanya, dan katakan, “Ayah ngerti, kamu sakit/sedih/khawatir/takut menghadapi masalah ini. Tapi, lihat, deh, Irfan, Ayah ada di sini. Kamu nggak sendirian, kok ....”
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    “Alah ... segitu aja nggak bisa! Waktu Ayah segede kamu, Ayah udah bisa kerjain!”
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    mulai sekarang, jangan lagi menganggap kebajikan, hal-hal positif, prestatif yang anak-anak kita lakukan, sekecil apa pun, sebagai hal yang sepele.
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan9 bulan yang lalu
    Memanfaatkan Golden Moment

    Hentikan kesibukan atau ketergesaan kita.
    Tatap matanya dan tanyakan dengan hangat, ada apa.
    Biarkan dia bercerita, ikuti dengan penuh perhatian.
    Berikan respons positif, katakan pujian seperlunya.
    Jika Anda memang buru-buru, katakan bahwa Anda terburu-buru hendak menemui seseorang. Lalu, mintalah dia melanjutkan aktivitasnya yang tertunda gara-gara melihat kehadiran kita.
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    tidak ada tindakan positif dan baik, sekecil apa pun, dari anak kita, yang tidak bermakna!
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    Sayangnya, jika golden age bisa ditebak rentang usianya, golden moment tidak
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    Golden moment adalah saat yang spontan, tak terduga; memberikan efek yang mendalam dan membekas dalam hidup seseorang.
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    dengan memberikan perhatian, pujian, apresiasi, apa pun namanya
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    Anak itu amanah,
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    ucapkanlah dalam hati, “Ya Allah, kulakukan ini karena aku sadar, merekalah amanah-Mu, investasiku, dan harapanku, dunia-akhirat.”
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    latihan yang saya anjurkan adalah perlunya kita secara kontinu menanamkan di relung hati terdalam, tiga kesadaran tentang keberadaan anak-anak kita:
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    rasa kasih sayang kita masih terbungkus dalam kebiasaan-kebiasaan pola asuh klasik yang umumnya kurang peka pada suara hati anak dan dunianya.
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    sabar yang berkesadaran
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    Menjadi orangtua yang positif, asyik, supportive, friendly, itu perlu berlatih!
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    Mau tahu salah satunya? Mereka berlatih hanya untuk mengucapkan, “Son, I’m proud of you!”
    Nabilah Nurhidayantimembuat kutipan10 bulan yang lalu
    Cara efektif terbaik mendekati anak adalah BERANI dan MAU menjadi “teman” bagi anak-anak kita, dalam batas-batas tertentu.
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)