Dekapan Kematian, Oki Setiana Dewi
Buku
Oki Setiana Dewi

Dekapan Kematian

Baca
176 halaman cetak
Dengan suara lemah dia bertanya kepadaku, «Mama…sa … yang nggak sama Nila? Aku mengangguk. Mataku menghangat dan basah. Nila tersenyum tipis.
“Nila juga sayang Mama,” suaranya semakin melemah. Dengan air mata yang perlahan terus menetes kubisikkan di telinganya, «Kalau Nila sayang Mama, ayo Nila terus berzikir … ayo Sayang ….» «La … ilaha illallah … la … ilaha illallah ….» Nila terus mendesis, berbisik lirih. «La… ila ha illallah.. Allah.. Allah..Allah…Allah…Allah…Allah…Allah.”ÿ
Aku tak lagi mendengar suaranya. Aku memeluk tubuh Nila. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. gadis periangku telah pergi untuk selama-lamanya. Nila sudah tidak menderita lagi, tidak merasa kesakitan lagi. Nilaku saying telah kembali kepada Allah dengan tenang. ** Cerita ini hanyalah salah satu fragmen dari kisah-kisah nyata nan menggetarkan hati yang bisa Anda baca di buku ini. Dengan amat memikat, Oki Setiana Dewi kembali menuliskan catatan-catatannya tentang cinta dan perpisahan, tentang hati dan perasaan, tentang seseorang dan belahan jiwanya. Melalui buku ini, kita diingatkan lagi bahwa ada saatnya kita memang harus berpisah dengan orang-orang yang kita cintai menyentuh dan menyayat kalbu.
[Mizan, Mizania, Novel, Indonesia]
Kesan
Tambahkan ke rak
Baca
4Rak buku
0Kesan
3Kutipan

Satu harga. Bertumpuk-tumpuk buku

Jangan cuma membeli satu buku, beli perpustakaan beserta isinya… dengan harga yang sama.

Selalu ada yang dibaca, setiap saat

Teman, editor, dan pakar dapat membantu Anda menemukan buku baru dan menarik.

Baca kapan saja, di mana saja

Ponsel selalu ada bersama Anda, begitu juga buku Anda – meskipun Anda sedang offline.

Kesan

👍
👎
💧
🐼
💤
💩
💀
🙈
🔮
💡
🎯
💞
🌴
🚀
😄

Bagaimana pendapat Anda tentang buku ini?

Masuk atau Daftar
Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena kematian itu, jika diingat oleh orang yang sedang dalam kesusahan hidup, akan bisa meringankan kesusahannya. Dan jika diingat oleh orang yang sedang senang, akan bisa membatasi kebahagiaannya itu.”
Cerita kematian mengetuk
Timbuctoo, thebookishome
thebookishome
Timbuctoo
  • 227
  • 20
Favorite, Linda
Linda
Favorite
  • 3
  • 1
Bacaeun, Lutfi Suherlan
Lutfi Suherlan
Bacaeun
  • 24
Rianafni, rianurafni4
rianurafni4
Rianafni
  • 13
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)