A.A. Navis

Rubuhnya Surau Kami

Beri tahu saya ketika buku ditambahkan
Untuk membaca buku ini unggah file EPUB atau FB2 ke Bookmate. Bagaimana cara mengunggah buku?
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Orang seperti Juki yang tukang kawin, akan terus kawin lagi bila ada kesempatan. Orang yang tukang kawin, otomatis jadi tukang cerai istri. Selalu punya alasannya untuk kawin lagi dan untuk cerai lagi.
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Lama kemudian Si Dali memperoleh kesimpulan bahwa perang dibangun oleh manusia yang saling punya super ego.

    Kehancuran dan kemusnahan atas manusia tidak lain daripada kiamat yang dijanjikan.
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    kemudian Si Dali memperoleh kesimpulan bahwa perang dibangun oleh manusia yang saling punya super ego.

    Kehancuran dan kemusnahan atas manusia tidak lain daripada kiamat yang dijanjikan.
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    "Bagaimana perasaanmu apabila isterimu atau anakmu diperkosa musuhmu?" tanya Si Dali kemudian.

    Ancok tidak segera menjawab. Sesaat air mukanya berobah. Jari-jemarinya kentara gementaran. Dengan nada suara yang rendah, Ancok berkata: "Itulah risiko perang."
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Perang menempatkan prajurit tidak punya pilihan lain daripada membunuh atau terbunuh. Maka itu pertistiwa perkosaan, perampokan dan penyiksaan tidak berarti apa-apa dibanding dengan kematian demi tanah air. Dimana-mana pun begitu. Perempuan bahkan dijadikan sama dengan barang rampasan. Dan apa salahnya bila anak buahku hanya memakai, bukan merampas perempuan itu.
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Perang menempatkan prajurit tidak punya pilihan lain daripada membunuh atau terbunuh. Maka itu pertistiwa perkosaan, perampokan dan penyiksaan tidak berarti apa-apa dibanding dengan kematian demi tanah air. Dimana-mana pun begitu. Perempuan bahkan dijadikan sama dengan barang rampasan. Dan apa salahnya bila anak buahku hanya memakai, bukan merampas perempuan itu."
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Padahal engkau di dunia berkaum, bersaudara semuanya, tapi engkau tak mempedulikan mereka sedikit pun
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Tidak. Kesalahan engkau, karena engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka, karena itu kau taat sembahyang. Tapi engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, melupakan kehidupan anak isterimu sendiri, sehingga mereka itu kucar-kacir selamanya. Inilah kesalahanmu yang terbesar, terlalu egoistis.
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Kalau ada, kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kaubiarkan orang lain mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang
  • Karina Salsabiilamembuat kutipantahun lalu
    Kalau ada, kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kaubiarkan orang lain mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang.
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)