Buku
Goenawan Mohamad

Teks dan Iman

Buku ini menyajikan beberapa tulisan dari proses perenungan yang berkenaan dengan Tuhan—seraya mengingat kata-kata Raimon Panikkar: percakapan tentang Tuhan adalah percakapan yang mau tak mau menjadi lengkap “dalam sebuah keheningan baru”.
Maka jika percakapan itu berlanjut—sesuatu yang tak bisa dielakkan, juga sesuatu yang dibutuhkan—dan “keheningan baru” tidak atau belum tercapai, itu berarti kita harus mencoba menyusur pelbagai perenungan yang pernah ada tentang Tuhan dan iman. Meskipun saya tak termasuk percaya kepada apa yang disebut Heidegger “Tuhan-para-fi losof ”, saya kira fi lsafat sangat perlu dikerahkan dalam perkara ini.
137 halaman cetak
Sudahkah Anda membacanya? Bagaimanakah menurut Anda?
👍👎

Kutipan

  • urwlodlmembuat kutipan5 tahun yang lalu
    iman sebagai sebuah benteng yang kukuh dan tertutup rapat. Kiasan kedua ialah iman sebagai sebuah suluh, sesuatu yang dibawa berjalan untuk menjelajahi sebuah dunia yang tak selamanya terang dan rata.
  • urwlodlmembuat kutipan5 tahun yang lalu
    Dalam novel Nedjma, yang kita temukan adalah, dalam kata-kata Raybaud, “bentuk-bentuk tindih-menindih pelbagai momen yang menakjubkan kompleks dan ruwetnya, yang kadang-kadang tak pasti”.
  • rezafaizarahmanmembuat kutipan7 tahun yang lalu
    Sebab teks seperti ini “mempersoalkan dan melakukan subversi terhadap apa yang disebut realitas, visi monologis dan cara tunggal dalam mempersepsikan dunia”.

Di rak buku

fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)