Rezeki Nomplok, Ellie Mulyadi
Buku
Ellie Mulyadi

Rezeki Nomplok

Baca
151 halaman cetak
  • 🔮1
  • 💡1
  • 👍1
?Saya terima nikah saya dengan Prisa binti Hermawan.? Aku telah sah menjadi istrinya! Para undangan satu per satu mengucapkan selamat. Namun ada yang berbisik-bisik di belakang,? Anak kecil itu dipaksa orangtuanya nikah dengan si duda!? Telingaku panas. Wajahku bersemu merah. Jengah. Saat itu aku ingin berteriak,? Hentikan! Jangan pernah salahkan siapa pun. Meski aku sendiri tak menginginkan, tidak tahukah kalian bahwa pernikahan ini bukan paksaan?? Benar. Tak ada yang menyuruhku menikah saat usiaku baru 16 tahun dan calon suamiku adalah pria berumur 42 tahun! Pria yang lebih pantas jadi ayahku dibanding mempelai priaku. Pria berstatus duda beranak 5, dan anak pertamanya hanya terpaut usia 4 tahun denganku. Tapi setelah menikah, anugerah seperti tak berhenti melimpahi kehidupan pernikahan kami. Bisnis suamiku maju pesat. Usiaku baru 31, tapi aku sudah punya 8 anak! Anakku yang paling besar sudah menikah. Dua tahun lalu, saat usiaku baru 29, aku sudah punya seorang cucu! Sinetron banget, ya, tapi ini nyata. *** Itulah sepenggal kisah nyata sarat inspirasi dalam buku ini. Ada banyak kisah menggugah lainnya yang akan membuat kita semakin meyakini bahwa bersyukurnya kita atas hidup sungguh mampu mendatangkan keberlimpahan dan kebahagiaan yang selama ini kita cari-cari. Alur cerita yang ditulis begitu menyentuh, akan membawa kita larut dalam setiap kisahnya. [Mizan, Mizania, Inspiratif, Agama, Spiritualitas, Indonesia]
Kesan
Tambahkan ke rak
Baca

Satu harga. Bertumpuk-tumpuk buku

Jangan cuma membeli satu buku, beli perpustakaan beserta isinya… dengan harga yang sama.

Selalu ada yang dibaca, setiap saat

Teman, editor, dan pakar dapat membantu Anda menemukan buku baru dan menarik.

Baca kapan saja, di mana saja

Ponsel selalu ada bersama Anda, begitu juga buku Anda – meskipun Anda sedang offline.

  • 🔮Kearifan Tersembunyi1
  • 💡Banyak pelajaran1
  • 👍Layak dibaca1
Masuk atau Daftar
Fajar Sadik
Fajar Sadikmembagikan kesantahun lalu
👍Layak dibaca
🔮Kearifan Tersembunyi
💡Banyak pelajaran

Sangat menginspirasi

Kesuksesan dan kebahagiaan seseorang tidak bisa hanya diukur dari pencapaian materi. klise, ya. Tapi ternyata memang demikian kebenarannya. Sekaya apa pun seseorang, tanpa rasa syukur dia akan selalu merasa kekurangan. Sebaliknya meski kita hidup sederhana, bila mensyukurinya, kita akan selalu merasa cukup. Bukan berarti kita tak boleh berjuang dan punya impian besar. Bermimpi dan berjuang itu harus, demi mengumpulkan amal baik sebanyak mungkin. Tapi apa pun hasilnya, sesuai keinginan atau tidak, kita wajib mensyukurinya sebagai imbalan yang terbaik dari Allah Swt. atas perjuangan kita.
Sering kali kita berorientasi hasil, bukan menikmati proses. Tatkala tidak berhasil, kita pun mendongkol. padahal dalam kegagalan sekalipun, ada hikmah yang layak kita syukuri. kegagalan mengantar kita selangkah lebih dekat dengan keberhasilan. Hanya saja, sering kali kita tidak sadar bahwa ini nikmat dari Tuhan. kita hanya memandangnya sebagai
Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam
my world, Mirja Syafira
Mirja Syafira
my world
  • 12
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)