222Pembaca13Rak buku
0Kesan
43Kutipan

Kutipan dari “Beasiswa di Telapak Kaki Ibu” oleh Irfan Amalee

Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Mencari profesor dan rekomendasi.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Kategori rencana penelitian yang kuat adalah “penting” dan “menarik” serta dianggap memberikan kontribusi, baik teoretis maupun praktis, bagi dunia ilmu pengetahuan.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Untuk menyadari sesuatu, kita harus mengambil jarak darinya. Sehingga kita punya cukup ruang dan jarak pandang untuk melihatnya lebih terang.[]
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
“Visi adalah seni melihat yang tak terlihat.”
—Jonathan Swift
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
“Mengingat bahwa hidup itu singkat adalah cara terbaik yang membantu saya untuk mengambil keputusan besar dalam hidup.”
—Steve Jobs
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Ingatlah nasihat lain dari Tim Ferriss, “What we fear doing most is usually what we most need to do.”[]
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Smash your fear, you can learn anything.” Tim Ferriss
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
“Orang lebih memilih ketidakbahagiaan daripada ketidakpastian.”
—Tim Ferriss
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Imam Al-Ghazali pernah berkata, ada dua hal yang harus kita waspadai: pertama, meremehkan amal kecil; kedua, meremehkan dosa kecil.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Kadang kita menyangka orang-orang kaya atau punya nama akan bisa memberi pertolongan. Sebaliknya, Allah sering mengirim pertolongan melalui orang-orang biasa yang mungkin kita anggap remeh. Selain bermaksud menolong kita, Allah ingin menegur kita agar tak meremehkan makhluk-Nya.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
“Sesuatu yang penting sering kali tak terlihat.”
—Pangeran Kecil, Antoine de Saint-Exupery
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Hindari membuka e-mail atau media sosial pada pagi hari. Ketika akan memulai pekerjaan, pastikan to do list menjadi panduan. Jika tidak, pekerjaan kita akan berjalan tanpa target dan tujuan, tahu-tahu waktu habis, sementara pekerjaan tak terselesaikan. Tak ada kepuasan di penghujung hari yang lebih besar daripada melihat pekerjaan tuntas, seperti kata Steve Jobs, “Being the richest man in the cemetery doesn’t matter to me. Going to bed at night saying we’ve done something wonderful, that’s what matters to me.”
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Jadi, orang yang beruntung adalah orang yang yakin bahwa dia orang beruntung.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
“Orang bodoh dikalahkan oleh orang pintar, orang pintar dikalahkan oleh orang licik, orang licik dikalahkan oleh orang beruntung. Jadi, orang beruntung adalah orang yang tidak terkalahkan.”
—Gede Prama
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
hanya perlu mengalahkan diri sendiri. Mengalahkan rasa minder, kemalasan, ketidaksiapan, dan sifat-sifat lain yang perlu dienyahkan
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
ternyata benar ketika kita memfokuskan pada diri kita, bukan pada pesaing kita, 90% kita akan menang. Ketika pusat perhatian kita adalah kompetitor, fokus kita menjadi bagaimana mengalahkan mereka.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Sperma menang tanpa merasa mengalahkan yang lain. Dia hanya berjuang mengalahkan dirinya, melawan kelelahan dan keputusasaan. Saat fokus pada diri sendiri dan melupakan kompetisi, saat itulah kita berpeluang jadi pemenang. Itulah cara berpikir kreatif, bukan kompetitif.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Jika kau menginginkan sesuatu, segenap alam akan berkonspirasi membantumu.
—The Alchemist
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Kadang kesempatan datang di depan hidung kita hanya untuk menggoda. Allah kirimkan kesempatan untuk menguji apakah kita bisa memegang teguh nilai dan etika, dan rela melepaskan kesempatan itu dengan keyakinan Allah akan memberi kesempatan yang lebih baik jika kita memelihara nilai itu.
Ms. Els
Ms. Elsmembuat kutipan3 tahun yang lalu
Kesempatan cuma datang satu kali adalah kepercayaan yang tak selalu benar. Kesempatan datang hanya satu kali bagi orang yang berpikir bahwa hidup ini perlombaan, permainan kalah dan menang. Bagi orang yang berpikir kreatif, alam ini adalah sumber tak terbatas yang menyediakan beribu-ribu kesempatan. Kadang kesempatan itu datang, mengejar, dikejar, atau diciptakan. Warren D. Wallace menyebut cara berpikir kelompok pertama sebagai competitive mindset dan yang kedua sebagai creative mindset. Mindset pertama selalu mengejar dan khawatir kehilangan kesempatan; sementara mindset kedua membuat kita tenang, teguh pada nilai, yakin bahwa alam menyediakan semua kesempatan yang kita butuhkan.
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)