Dianata Eka Putra

    Kartika Gunawanmembuat kutipan2 tahun yang lalu
    Orang yang tidak memandang lawannya ketika sedang berbicara atau mendengarkan, sebenarnya sedang mencoba untuk menyem bunyikan sesuatu.
    Kartika Gunawanmembuat kutipan2 tahun yang lalu
    Orang yang berbohong menjadi gugup sehingga saraf matanya bekerja lebih cepat daripada biasanya.
    Kartika Gunawanmembuat kutipan2 tahun yang lalu
    menggaruk leher biasanya dilakukan dengan jari telunjuk. Hal ini menunjukkan keraguan atau ketidakpastian dari perkataan yang baru saja diucapkan.
    Kartika Gunawanmembuat kutipan2 tahun yang lalu
    Perkataan yang tidak jelas disebabkan oleh volume suara yang mengecil atau artikulasi suara yang tidak jelas. Jika hal ini terjadi, kemungkinan besar perkataannya tidak benar.
    Kartika Gunawanmembuat kutipan2 tahun yang lalu
    orang yang berbohong mempunyai tiga kondisi psikologis, yaitu:

    1.takut atau cemas;

    · wajah dan telapak tangan berkeringat,

    · tarikan napas dalam,

    · bibir menjadi kering karena sering menelan ludah dan dibasahi dengan lidah,

    · berdeham atau batuk-batuk kecil,

    · muka berangsur-angsur pucat,

    · lebih sering memainkan tangan,

    · badan menjadi kaku, dan

    · sering memicingkan mata atau melirik tajam.

    2.kekuatan untuk menutupi kebohongan;

    · berusaha menahan ekspresi wajah agar emosi tidak keluar,

    · tersenyum dengan cepat atau tidak lepas,

    · menutupi mulut,

    · menyentuh hidung,

    · mengusap bagian wajah, dan

    · menghindari kontak mata.

    3.internal konflik;

    · sering berkedip,

    · menaikkan alis, tapi hanya satu sisi,

    · bahu gemetar,

    · hidung terasa gatal,

    · ada perubahan nada suara,

    · tangan gemetar, dan

    · wajah menjadi gugup.
    Kartika Gunawanmembuat kutipan2 tahun yang lalu
    Erving Goodman, dalam bukunya, Behavior in Public Places, menulis bahwa merupakan sebuah aturan umum ketika orang-orang yang saling mengenal membutuhkan alasan untuk tidak saling menatap muka. Sementara, orang-orang yang tidak saling mengenal justru mencari alasan dan berusaha melakukan tatap muka tersebut.
    salmamembuat kutipan2 tahun yang lalu
    seseorang dapat di percaya bergan
    salmamembuat kutipan2 tahun yang lalu
    bergantung pada konsistensinya dalam tiga faktor komunikasi; verbal (perkataan), vokal (nada suara), dan visual (bahasa tubuh).
    salmamembuat kutipan2 tahun yang lalu
    ucapkan hanya memegang kendali sekitar 7%
    salmamembuat kutipan2 tahun yang lalu
    Pada 1979,fenomena tentang kesan pertama ini dijawab oleh seorang psikolog Amerika Serikat, Robert Zajonc.
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)