Buku di rak buku “Merayakan Kemerdekaan” yang dibuat oleh Bookmate

Sriwijaya masih menggenggam ambisi menguasai Bhumi Jawa. Namun, upaya mempertahankan kebesarannya bukan tanpa biaya. Ada luka, tangis, amarah, dan tak kalah ketinggalan, dendam. Berhasilkah para pandaya Sriwijaya mempertahankan kembali kebesaran yang selalu dibanggakan para leluhur?
Pandaya Sriwijaya, Yudhi Herwibowo
Yudhi Herwibowo
Pandaya Sriwijaya
  • 398
  • 0
  • 5
  • 11
Gabung atau masuk untuk berkomentar
Bookmate
Bookmatemenambahkan buku ke rak bukuMerayakan Kemerdekaantahun lalu
Telaah kembali apa sebenarnya arti menjadi seorang Indonesia dan berbagai tereotipe negatif yang masih perlu kita lawan hari ini. Karena awal perubahan dan kemajuan bangsa adalah diri kita sendiri.
Manusia Indonesia: sebuah pertanggungjawaban, Mochtar Lubis
Bookmate
Bookmatemenambahkan buku ke rak bukuMerayakan Kemerdekaantahun lalu
Meski berdarah Belanda, Perancis, Jerman, dan Jawa, jiwa François Eugène Douwes Dekker penuh dengan nasionalisme dan kedekatan dengan rakyat Indonesia.
Ernest Douwes Dekker, A Nation Inspired, TEMPO Team
Bookmate
Bookmatemenambahkan buku ke rak bukuMerayakan Kemerdekaantahun lalu
Dalam laporan mendalam oleh tim dari majalah Tempo, baca mengenai berbagai mimpi dan harapan Kartini yang semasa hidupnya dihadapi dengan berbagai batasan-batasan dan tidak adanya kebebasan yang kita rasakan hari ini.
Kartini Kaleidoscope, TEMPO Team
Ditulis Sergius Sutanto, yang juga telah menghasilkan film dokumenter mengenai sang wakil presiden pertama Indonesia, buku Hatta dipersembahkan dengan landasan riset mendalam yang akan membawa pembaca lebih dekat dengan sosok bersejarah satu ini.
Hatta, Sergius Sutanto
Sergius Sutanto
Hatta
  • 1.3K
  • 97
  • 9
  • 65
Dahlan Iskan menuai banyak perhatian ketika dilantik menjadi Menteri BUMN di era Presiden SBY karena perilakunya yang cenderung "merakyat". Kenali lebih baik kisah masa kecilnya dalam Sepatu Dahlan.
Sepatu Dahlan, Khrisna Pabichara
Khrisna Pabichara
Sepatu Dahlan
  • 2.5K
  • 131
  • 21
  • 121
Dalam buku tahun 1860 ini, sang protagonis, Max Havelaar, berusaha melawan sistem penuh korup di pulau Jawa, yang pada waktu itu berada di bawah jajahan Belanda. Sebuah tulisan yang kemudian membentuk berbagai kebijakan Hindia Belanda di abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Max Havelaar, Multatuli
Multatuli
Max Havelaar
  • 1.2K
  • 57
  • 6
  • 51
Setelah bertahun-tahun berguru di bawah bimbingan nasionalis HOS Tjokroaminoto, tiga sahabat — Soekarno, Kartosoewirjo, dan Musso — terpaksa berpisah jalan karena perbedaan pandangan dan keyakinan.
Seteru 1 Guru, Haris Priyatna
Haris Priyatna
Seteru 1 Guru
  • 485
  • 22
  • 6
  • 15
fb2epub
Seret dan letakkan file Anda (maksimal 5 sekaligus)